Apa arti teman bagi Anda?
Apakah teman harus selalu menguntungkan bagi anda?
Siapakah yang layak menjadi temanmu?
Apakah teman untuk sekedar menemani aktifitas anda, seperti mengobrol, jalan-jalan, bekerja?
Haruskah seorang teman mempunyai minat yang sama atau hobby yang sama dengan anda?
Apakah teman harus satu level terutama dalam kesuksesan ekonomi atau satu tingkat pendidikan dengan anda?
Apakah seorang yang sering datang kepada anda bisa disebut teman karena dia membutuhkankan bantuan anda?
Bagaimana seorang teman dapat mendatangkan kebahagiaan bagi anda?
Apa beda teman dengan sahabat bagi anda?
Apa beda teman, sahabat dan saudara bagi anda, mana yang lebih berarti bagi anda?
Apakah yang akan anda lakukan jika teman, sahabat atau saudara yang datang kepadamu dengan kesusahan mereka?
Kapan atau pada saat apa anda membutuhkan teman, sahabat dan saudara?
Apa yang membuat anda marah dan membenci teman, sahabat atau saudara anda?
Apakah ada solusi untuk kita bisa berdamai dengan teman, sahabat dan saudara yang sedang berseteru?
Apakah pertengkaran dan perseteruan dengan teman, sahabat dan saudara membuat hidupmu tambah susah?
Apakah usahamu untuk dapat berdamai kembali dengan teman,sahabat, saudara anda dan kapan waktu yang terbaik untuk rekonsiliasi dengan mereka?
Apakah anda wajib menolong teman, sahabat dan saudaramu jika mereka mendapat masalah dan sampai berapa jauh anda bersedia menolongnya?
Apa arti berbagi dengan teman, sahabat dan saudara bagi anda?
Teman seperti apakah yang anda cari?
Apakah anda sudah menemukan teman, sahabat dan saudara seperti yang anda inginkan?
Apakah teman, sahabat dan saudara yang anda miliki sekarang sangat menolong anda dan dapat meningkatkan kualitas hidup anda baik secara spiritual maupun materi?
Mari tuangkan pikiran anda, harapan anda, pengalaman anda dengan teman-teman, sahabat-sahabat dan saudara anda dengan menjawab pertanyaan di atas. Apakah mereka memberikan kebahagiaan kepada anda atau mereka malah menyusahkan anda? Tuangkan unek-unek anda, harapan anda, pengalaman anda bersama teman-teman anda, ceritakan apa adanya sehingga menjadi satu sharing dan media pembelajaran. Anda boleh menuliskan nama samaran dan tidak perlu menyebut nama teman anda ataupun nama anda sendiri jika anda dan teman-teman anda tidak mau disebutkan namanya, kecuali dengan satu kesepakatan untuk saling menyebutkan nama yang sebenarnya.
Pada saat sedang sendirian aku merasa tidak punya teman. Aku butuh teman untuk curhat dan tukar pikiran. Tapi aku miskin dan tidak punya apa-apa. kalau aku datang kepada temanku, pasti dikira aku mau minta tolong dan mau pinjam uang. Memang sejujurnya aku butuh uang, tapi bukan minta atau pinjam dari mereka. Aku mau diajarin gimana cara dapat uang yang cukup seperti mereka. Aku juga mau jadi orang kaya. Tapi heran kenapa orang mau berteman dan mencari teman hanya orang yang sama kayanya? Apakah orang kaya alergi berteman dengan orang miskin? Sedemikian tidak berhargakah aku sehingga tidak ada teman-teman yang sungguh-sungguh tulus mau berteman dan menolongku keluar dari persoalan hidupku ini? Tolonglah aku. Beri nasehat kepadaku supaya aku jadi orang kaya dan otomatis punya teman banyak. Sebab orang miskin tidak punya teman. Bahkan sesama orang miskinpun tidak mau berteman dengan orang miskin. Aneh juga ya dunia ini.
BalasHapus